Menelusuri sistem Google News yang lebih adil untuk media siber

Jumat, 18 Maret 2022 : 21.07

Ketentuan baru ini manjadi peluang banyaknya iklan dilihat dan diklik pengguna di halaman website penerbit.

logo Google News
Google News salah satu platform layanan dari Google yang memberikan fitur artikel berita milik penerbit atau media siber di laman news pada situs pencarian Google dan di halaman website news.google.com serta aplikasi Google News.

Fitur ini biasanya, terdapat tab News atau Berita di bagian atas dan saat kita klik, maka akan muncul berita terkait keyword yang dicari.

Melalui Google News, pengguna bisa menemukan artikel konten berita terkini dari Indonesia serta informasi di seluruh dunia melalui keyword tertentu. 

Selain itu, pengguna juga bisa membaca konten berita secara online dan offline disesuaikan dengan kebutuhan. Google News juga terdapat fitur bookmark yang dapat dibaca lain waktu,

Dari penelusuran jurnalistik.id, Jumat (18/3/2022) platform Google News secara stabil memperbarui ketentuan dan meningkatkan dukungan untuk penerbit konten web, menampilkan konten web AMP dan non-AMP dengan lebih teratur dari situs di seluruh dunia.
"Awal tahun ini, kami mengumumkan perluasan konten web non-AMP di Google Berita sebagai bagian dari pembaruan pengalaman halaman. Sebagai bagian dari pembaruan ini, dalam beberapa minggu mendatang,"  keterangan tertulis dari tim Google News yang diterima Jurnalistik.id.
Google News tidak akan lagi secara langsung merender teks artikel yang disediakan di umpan RSS di aplikasi Google News . Sebagai gantinya, Google News akan mengarahkan pembaca langsung ke halaman website penerbit. Maka trafik pengunjung akan dihitung di halaman statistik website penerbit secara langsung.

Google News yang lebih adil

Google News membantu menyederhanakan pengelolaan konten penerbit dengan menghapus fungsi di Pusat Penerbit yang berkaitan dengan perenderan artikel berbasis umpan. 

"Ini termasuk ID pelacakan Analytics khusus dan piksel pelacakan pihak ketiga yang digunakan untuk melacak pembacaan dalam aplikasi, serta gaya RSS khusus dan iklan umpan," tulis tim Google News. 

Sementara itu, penerbit masih dapat melacak dan mengukur semua lalu lintas Google News melalui pelacakan Analytics situs web yang ada. Laporan kinerja Google News di Search Console juga tidak akan terpengaruh.

Lantas apa manfaat Google News untuk penerbit media siber?

1. Peluang monetisasi: Penerbit bisa memasang iklan AdSense di dalam konten yang disajikan melalui Google AdSense secara langsung di halaman website dengan mengarahkan pembaca langsung ke halaman web penerbit tentu ini manjadi peluang banyaknya iklan diklik penggina di halaman website penerbit.

2. Branding dan kontrol konten sepenuhnya: Penerbit mengatur branding, desain, merek, dan penyesuaian konten publikasi di Google News sehingga Publisher tetap menjadi pemegang kendali atas konten dalam website.

3. Pelokalan Berita: Google News menempatkan konten berita lokal daerah secara otomatis. Berita atau konten lokal memang tidak dijamin terlihat terkait penempatan kategori, namun materi berita lokal akan dipilih secara independen oleh tim Google News sehingga penempatan konten sudah disesuaikan dari lokasi pengguna.

Bagaimana cara Kerja Google News? 

1. Crawling website: di mesin pencari Google untuk menemukan konten berita milik para penerbit.

2. Publisher Center: untuk membagikan konten dengan Google News dengan cukup mengirimkan feed RSS.

Ketentuan otoritas.

Google News akan melihat dan mempertimbangkan para website penerbit secara otomatis apakah konten berita yang disajikan bisa memenuhi ketentuan ke dalam tab berita di Google Search atau tidak. Otoritas sepenuhnya ada di sistem Google News. 

Nilai terpenting yang perlu diperhatikan oleh para media siber adalah membuat konten yang bermanfaat dan berkualitas serta sesuai dengan ketentuan dan kebijakan Google News.
Share



All Right Reserved Jurnalistik.id from indotema.com™